
Situs news indoesia alternatif informasi berita viral terbaru. Daftar Isi
Dampak flu ke otak
1. Susah fokus
2. Labirintis
3. Neuritis vestibular
4. Defisit kognitif
Jakarta, oovisoap Indonesia
—
Sekilas
flu
seperti pilek biasa tapi ternyata punya dampak besar terhadap organ vital. Berikut dampak flu ke
otak
yang perlu diwaspadai.
Influenza atau flu merupakan infeksi pada hidung, tenggorokan, dan paru-paru. Disebabkan virus, flu kadang bisa sembuh sendiri tapi ada kasus komplikasi yang bisa menyebabkan kematian.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melansir dari
Mayo Clinic
, gejala flu meliputi sakit tenggorokan dan hidung meler atau tersumbat. Gejala ini umum diikuti gejala lain seperti, demam, batuk, sakit kepala, nyeri otot, kelelahan, berkeringat dan menggigil.
Dampak flu ke otak
Agar terhindar dari flu, para ahli kesehatan mendorong praktik hidup bersih sehat dengan cuci tangan teratur, disinfeksi permukaan yang sering disentuh, dan jika memungkinkan lakukan vaksinasi flu (situs news indoesia alternatif informasi berita viral terbaru).
Penanganan flu penting sebab penyakit ini dapat berdampak pada kemampuan kognitif. Seperti apa?
1. Susah fokus
Pernah dengar istilah otak ‘berkabut’? Istilah ini banyak dibahas terkait Covid-19. Padahal, otak ‘berkabut’ juga bisa disebabkan flu dan infeksi lain.
Otak ‘berkabut’ menggambarkan kondisi susah fokus, mengingat, dan berpikir.
Saat tubuh terinfeksi virus penyebab flu, terbentuk protein inflamasi sebagai bagian dari respons imun tubuh terhadap virus. Protein inflamasi ini juga mengganggu fungsi kognitif.
2. Labirintis
Pilek, flu, atau infeksi virus dapat memicu labirintis. Labirintis merupakan infeksi telinga bagian dalam. Gejalanya terdiri dari nyeri, tekanan, penglihatan kabur, gangguan pendengaran dan vertigo.
3. Neuritis vestibular
Dampak flu ke otak salah satunya neuritis vestibular. Apa itu?
Neuritis vestibular adalah gangguan telinga dalam yang dapat memicu vertigo, mual, dan susah konsentrasi. Kemudian kondisi ini juga dapat menyebabkan tinnitus dan gangguan pendengaran sementara.
Tak hanya flu, neuritis vestibular bisa disebabkan virus penyebab herpes zoster dan cacar air.
4. Defisit kognitif
Sebaiknya flu segera diatasi sebab dampak flu ke otak bisa serius. Melansir
Neuro Health
, flu dapat memicu defisit kognitif.
Defisit kognitif ini termasuk gangguan pembentukan memori spasial atau gangguan memproses informasi tentang lokasi dan lingkungan sekitar.
Kemudian terdapat laporan bahwa influenza dapat menyebabkan gangguan jangka panjang pada sistem saraf pusat.
(els)
[Gambas:Video oovisoap]
Baca lagi: KPK soal Prabowo Rehabilitasi Eks Dirut ASDP: Bukan Preseden Buruk
Baca lagi: Asa Sutradara Beri Imej Baru Panti Jompo lewat Agak Laen 2
Baca lagi: Justin Timberlake Didiagnosis Sakit Lyme, Lega Bisa Selesaikan Tur



