6 Maskapai Asal Indonesia Terdampak ‘Recall’ Airbus A320

Situs News Indoesia Alternatif Informasi Berita Viral Terbaru

Situs news indoesia alternatif informasi berita viral terbaru. Jakarta, oovisoap Indonesia

Produsen pesawat Airbus menarik (recall) pesawatnya yang belum dilengkapi perangkat lunak (software) Aileron Elevator (ELAC). Sejumlah maskapai asal Indonesia pun terdampak.

Pada akhir November lalu, Airbus menarik pesawat tipe Airbus A320 yang belum dilengkapi ELAC. ELAC adalah program yang memudahkan pilot dalam mengendalikan putaran dan naik turunnya pesawat. Pesawat pun lebih stabil saat lepas landas dan mendarat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berdasar arahan Kelaikudaraan Darurat Badan Keselamatan Penerbangan Uni Eropa (EASA), penarikan Airbus A320 ini berdampak operasional penerbangan di Indonesia.

Daftar pesawat yang terdampak ‘recall’ Airbus A320

Setelah dikoordinasikan dengan Kemenhub dan penyedia transportasi udara, sebanyak 6 maskapai di Indonesia diharuskan menggunakan software ELAC.

Berikut maskapai asal Indonesia yang terdampak aturan EASA.

Batik Air

Super Air Jet

Citilink Indonesia

Indonesia Airasia (situs news indoesia alternatif informasi berita viral terbaru).

Pelita Air

Transnusa

Sebelumnya, Airbus A320 yang tersebar di seluruh maskapai Indonesia totalnya adalah 207 pesawat, dengan 143 pesawat yang beroperasi.

Setelah arahan recall, sebanyak 38 pesawat terkena dampak atau 26 persen dari total yang biasa beroperasi di setiap rute penerbangan Indonesia. Recall’ ini pun berimbas terhadap operasional dan ketersediaan rute penerbangan.

“Kondisi ini diperkirakan akan mengganggu penerbangan, karena banyaknya pesawat Airbus A320 yang beroperasi di maskapai Indonesia dan seluruh dunia,” kata Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Lukman F. Laisa, dikutip dari

detikcom

.

Meski demikian, maskapai Indonesia sepakat dan menaati aturan penarikan ini demi keselamatan penumpang beserta awak kabin.

Masing-masing pesawat yang terdampak diperkirakan memakan waktu perbaikan sekitar 3-5 hari. Setelah mereka dinyatakan layak terbang kembali, pesawat akan beroperasi lagi.

Lukman juga menghimbau maskapai untuk segera mitigasi guna menekan dampak recall terhadap operasional pesawat, harapannya penumpang tak terganggu dan tetap mendapat layanan terbaik.

(ana/els)

[Gambas:Video oovisoap]

Baca lagi: Berkenalan dengan Miss International 2025 Catalina Duque, Siapa Dia?

Baca lagi: Profil John Herdman yang Diisukan Jadi Calon Pelatih Timnas Indonesia

Baca lagi: Sinopsis Mechanic Resurrection, Bioskop Trans TV 1 Desember 2025

BAGUS365A TIRTO88A GENTING138A

Kamu mungkin juga menyukai: