
Situs news indoesia alternatif informasi berita viral terbaru. Daftar Isi
Air rebusan yang bisa hilangkan nyeri sendi
1. Air rebusan kunyit
2. Air rebusan kayu manis
3. Air rebusan jahe
4. Teh hijau
5. Air rebusan rosehip
6. Air rebusan daun jelatang
Jakarta, oovisoap Indonesia
—
Seiring bertambahnya usia, kita makin rentan mengalami
sakit sendi
. Ketika persendian sedang kaku, tentu rasa nyeri bakal datang.
Rasa sakit ini bisa muncul di berbagai bagian tubuh, seperti tangan, kaki, pinggul, lutut, atau tulang belakang. Nyeri sendi dapat terasa ringan hingga sangat parah, bahkan bisa mengganggu aktivitas sehari-hari.
Ada beberapa air rebusan yang bisa kamu bikin sendiri untuk menghilangkan rasa nyeri ini. Apa saja itu?
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Air rebusan yang bisa hilangkan nyeri sendi
Menurut
Cleveland Clinic
, penyebab nyeri sendi sangat beragam, tetapi
arthritis
merupakan salah satu penyebab paling umum.
Sejauh ini, belum ada obat yang bisa benar-benar menyembuhkan nyeri sendi. Akan tetapi, ada banyak cara untuk mengelolanya agar tidak makin mengganggu
Salah satu cara alami yang efektif, yaitu dengan mengonsumsi air rebusan dari bahan-bahan herbal yang memiliki khasiat anti-inflamasi dan pereda nyeri. Ini dia daftarnya.
1. Air rebusan kunyit
Rempah berwarna kuning yang juga bumbu dapur ini sudah lama dikenal sebagai obat tradisional. Kandungan utama kunyit, yaitu kurkumin, memiliki sifat anti-inflamasi yang kuat.
Mengutip
Medical News Today
, banyak penelitian menunjukkan, kurkumin dapat mengurangi peradangan kronis, salah satunya pada penderita
rheumatoid arthritis
.
Sayangnya, tubuh manusia sulit menyerap kurkumin dalam jumlah besar. Oleh karena itu, sering kali kunyit dikombinasikan dengan lada hitam yang mengandung piperin untuk meningkatkan penyerapan kurkumin.
2. Air rebusan kayu manis
Kayu manis tidak hanya memberikan aroma dan rasa khas pada makanan, tetapi juga memiliki manfaat anti-inflamasi serta antioksidan.
Studi menunjukkan, konsumsi kayu manis dapat menurunkan tingkat peradangan dan stres oksidatif dalam tubuh, dua faktor utama yang memperparah nyeri sendi.
Kamu bisa merebus kayu manis untuk dijadikan minuman pereda nyeri sendi yang alami dan menenangkan.
3. Air rebusan jahe
Bahan herbal ini terkenal dengan kemampuannya dalam mengurangi peradangan dan rasa sakit. Senyawa aktif dalam jahe membantu mengurangi kekakuan dan nyeri pada sendi, terutama pada penderita
osteoarthritis (situs news indoesia alternatif informasi berita viral terbaru).
.
Penelitian juga menunjukkan, jahe dapat mengubah ekspresi gen yang berkaitan dengan peradangan, sehingga mengurangi gejala
rheumatoid arthritis
.
4. Teh hijau
Mengutip
Healthline
, teh hijau kaya akan antioksidan yang bisa melawan peradangan pada kondisi
arthritis
dan
osteoarthritis
.
Sejauh ini, belum ada bukti kuat bahwa teh hijau biasa dapat langsung mengurangi nyeri sendi. Akan tetapi, kandungan polifenol dalam teh hijau dipercaya memberikan efek perlindungan pada sendi.
Selain itu, teh hijau juga merupakan pilihan minuman sehat yang lebih baik dibandingkan minuman manis atau berkafein tinggi.
5. Air rebusan rosehip
Menukil
Everyday Health
,
rosehip
adalah buah dari tanaman mawar yang berwarna oranye kemerahan dan kaya akan vitamin C. Selain itu,
rosehip
mengandung senyawa galaktolipid yang memiliki sifat anti-inflamasi.
Sebuah meta-analisis penelitian menunjukkan,
rosehip
dapat mengurangi skor nyeri pada penderita
osteoarthritis
dan
rheumatoid
arthritis
secara signifikan
6. Air rebusan daun jelatang
Daun jelatang sudah digunakan selama ratusan tahun di Eropa sebagai obat untuk mengatasi nyeri otot dan sendi, termasuk
arthritis
dan nyeri akibat asam urat.
Ekstrak daun jelatang mengandung antioksidan yang mampu menghambat enzim kunci dalam proses peradangan. Namun, air rebusan daun jelatang tidak disarankan untuk ibu hamil, penderita masalah ginjal, dan kandung kemih.
Selain diminum, daun jelatang juga sering digunakan sebagai pengobatan topikal untuk nyeri sendi.
Air rebusan di atas mungkin dipercaya untuk mengatasi nyeri sendi. Namun, akan lebih baik jika Anda mengkonsultasikannya terlebih dahulu dengan dokter demi keamanan.
(rea/asr)
Baca lagi: Title not found
Baca lagi: Toyota Extends Car Design Change Cycle to 9 Years
Baca lagi: Ketum NasDem Tekankan Partai Harus Hadir Membesarkan Hati Rakyat


