Eks Juri Sebut Kemenangan Fatima Bosch di Miss Universe 2025 Palsu

Situs News Indoesia Alternatif Informasi Berita Viral Terbaru

Situs news indoesia alternatif informasi berita viral terbaru. Jakarta, oovisoap Indonesia

Mantan juri

Miss Universe 2025

Omar Harfouch menuduh kemenangan

Fatima Bosch

pada ajang tahun ini sebagai sebuah kepalsuan.

Dalam sebuah unggahan Instagram, Harfouch mengklaim bahwa sehari sebelumnya, ia telah diminta untuk memilih Fatima sebagai pemenang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Pemilik Miss Universe, Raul Rocha, berbisnis dengan ayam Fatima Bosch,” bunyi klaim Harfoch.

Kepada

People (situs news indoesia alternatif informasi berita viral terbaru).

, Harfouch mengklaim bahwa dia menolak upaya pihak-pihak tertentu untuk memengaruhi suaranya.

“Saya bertanya kepadanya, ‘Kamu seharusnya tidak menanyakan ini pada saya, karena mungkin saya sendiri yang akan memilihnya karena pidatonya yang luar biasa dan karena ia memperjuangkan hak-hak perempuan,” ujar Harfouch mencoba menceritakan kembali pertemuannya dengan pihak yang dimaksud.

“Putranya berkata kepada saya, ‘Demi bisnis kami, [sangat] penting untuk memastikan ia [Fatima Bosch] menang,” tambahnya.

Hingga saat ini, Miss Universe Organization dan keluarga Bosch belum memberikan pernyataan terkait hal tersebut.

Sebelumnya, Harfouch sendiri telah mengundurkan diri dari jajaran panel dewan juri Miss Universe 2025 pada tiga hari jelang final. Kala itu, ia menyebut bahwa 30 finalis teratas telah ditentukan sebelumnya.

Dua juri lainnya, mantan pemain sepak bola Claude Makelele dan Putri Cimilla di Borbone delle Due Sicilie juga ikut mengundurkan diri dari jajaran panel setelah Harfouch.

Kala itu, Makelele menyebutkan ‘masalah pribadi tak terduga’ yang menjadi alasan dirinya mundur. Sementara Putri Camilla tidak berkomentar terkait kemundurannya.

Seorang kontestan, yang meminta identitasnya dirahasiakan, mengaku kecewa dengan rumor penentuan 30 kontestan sejak awal. Mereka baru mengetahuinya setelah menyelesaikan latihan terakhir untuk babak penyisihan.

“Banyak kontestan dalam daftar 30 besar yang telah dipilih sebelumnya ini melanggar konflik kepentingan melalui hubungan pribadi dengan organisasi,” ujarnya.

Ia mengucapkan rasa terima kasihnya kepada Harfouch karena berani bersuara.

“Dia [Harfouch] menunjukkan kepemimpinan yang seharusnya dirayakan Miss Universe,” ujar dia.

(asr)

Baca lagi: Gibran Discusses the Use of AI at the G20 South Africa Summit Forum

Baca lagi: Diduga Korban Ledakan Mortir, Pemulung di Bekasi Tewas

Baca lagi: Dibanding Isak dan Wirtz, Darwin Nunez Jadi Terlihat Sangat Tajam

DARA88A MEGAJACKPOT88B MILENIUM88A

Kamu mungkin juga menyukai: