Penyakit Ginjal Bisa Dilihat dari Air Kencing, Ini Ciri-cirinya

Situs News Indoesia Alternatif Informasi Berita Viral Terbaru

Situs news indoesia alternatif informasi berita viral terbaru. Daftar Isi

Tanda-tanda urine gagal ginjal

1. Sering bangun di malam hari untuk buang air kecil

2. Urine berbusa

3. Warna urine gelap atau kemerahan

4. Perubahan tekstur dan jumlah urine

Jakarta oovisoap Indonesia

Air kencing atau

urine

tak sekadar limbah tubuh. Lebih dari itu, warna, jumlah, hingga tekstur urine bisa menjadi ‘alarm’ awal adanya masalah pada

ginjal

.

Dalam kondisi normal, urine akan berwarna kuning pucat hingga tua. Hal ini akan bergantung pada jumlah cairan yang dikonsumsi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Semakin banyak asupan cairan, warna urine cenderung lebih jernih. Sebaliknya, semakin minim asupan cairan, warna urine akan lebih pekat (situs news indoesia alternatif informasi berita viral terbaru).

Perubahan pada urine sendiri bisa jadi salah satu tanda adanya masalah pada ginjal, termasuk gagal ginjal.

Ginjal yang sehat bertugas untuk menyaring darah dan membuang limbahnya melalui urine. Namun, proses tersebut akan terganggu pada penderita gagal ginjal. Akibatnya, cairan dan zat sisa menumpuk di dalam tubuh.

Tanda-tanda urine gagal ginjal

Dengan begitu, kondisi urine tertentu bisa jadi tanda munculnya masalah pada ginjal. Berikut beberapa tanda-tanda urine pada kasus gagal ginjal.

1. Sering bangun di malam hari untuk buang air kecil

Frekuensi buang air kecil yang meningkat, terutama di malam hari, bisa jadi salah satu gejala awal gagal ginjal.

2. Urine berbusa

Urine yang berbusa seperti telur kocok menandakan adanya protein berlebih, terutama albumin, yang bocor ke dalam urine. Kondisi ini dikenal sebagai proteinuria dan menjadi tanda fungsi ginjal yang terganggu.

3. Warna urine gelap atau kemerahan

Urine berwarna cokelat gelap atau kemerahan mengindikasikan adanya darah. Dalam banyak kasus, hal ini terjadi pada pasien peradangan ginjal. Sel darah merah ikut keluar bersama urine.

4. Perubahan tekstur dan jumlah urine

Penurunan jumlah urine atau urine yang terlalu encer dalam jangka panjang juga bisa jadi tanda adanya masalah pada ginjal.

Kendati demikian, beberapa kondisi di atas hanya tanda awal indikasi adanya masalah ginjal. Diagnosis pasti hanya bisa ditegakkan lewat pemeriksaan laboratorium.

(asr)

[Gambas:Video oovisoap]

Baca lagi: Adopsi Tinggi, tapi Kenapa Startup AI di Indonesia Masih Rendah?

Baca lagi: 3 Astronauts Still Trapped in Space, China Prepares Evacuation

Baca lagi: Bolehkah Menggunakan Baking Soda untuk Mencuci Sayur?

RAJAEROPAA MILENIUM88A PROFIT88A

Kamu mungkin juga menyukai:

Judul tidak ditemukan

Situs news indoesia alternatif informasi berita viral terbaru. Isi berita tidak ditemukan Baca