Waspada Nyeri Dada pada Usia Muda, Bukan Hanya Masalah Otot Biasa

Situs News Indoesia Alternatif Informasi Berita Viral Terbaru

Situs news indoesia alternatif informasi berita viral terbaru. Jakarta, oovisoap Indonesia

Banyak masyarakat berusia muda menganggap nyeri dada hanya berkaitan dengan masalah otot atau sendi. Padahal, kondisi ini juga dapat menjadi tanda awal gangguan jantung bahkan pada kelompok usia 20 hingga 30 tahun.

Jika tidak ditangani dengan tepat, nyeri dada berpotensi membahayakan nyawa. Selain akibat gangguan pada otot dan tulang dada (

musculoskeletal

), nyeri dada pada usia muda bisa disebabkan oleh berbagai faktor lain seperti gangguan pencernaan, masalah paru-paru, kelainan irama jantung, atau penyakit jantung bawaan.

Risiko gangguan tersebut meningkat pada individu yang memiliki kebiasaan merokok, obesitas, kolesterol atau tekanan darah tinggi, serta riwayat penyakit jantung dalam keluarga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Konsultan Jantung Intervensi Mayapada Hospital Tangerang, Dr. Pudjo Rahasto, menjelaskan bahwa keluhan nyeri dada pada usia muda sering kali berkaitan dengan kondisi serius.

“Tak jarang pasien muda datang dengan keluhan nyeri dada, jantung berdebar, atau sesak napas. Ternyata, hasil evaluasi sering menunjukkan adanya kelainan irama jantung atau gangguan pembuluh darah yang cukup serius,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (10/10).

Maka dari itu, Mayapada Hospital menyediakan Chest Pain Unit (CPU) untuk membantu deteksi dini penyebab nyeri dada. Layanan ini memberikan evaluasi menyeluruh mulai dari pemeriksaan tanda vital, EKG, hingga konsultasi dokter.

Apabila hasil pemeriksaan awal tidak menunjukkan tanda gangguan jantung, layanan dapat diberikan tanpa biaya. Sementara itu, pasien yang terindikasi memiliki masalah jantung akan mendapat rujukan cepat ke dokter spesialis atau subspesialis untuk penanganan lanjutan sesuai protokol medis.

Sebagai informasi, Chest Pain Unit merupakan bagian dari layanan unggulan Cardiovascular Center yang terintegrasi dengan Cardiac Emergency 24 jam. Ketika pasien datang dengan gejala nyeri dada, tim medis akan melakukan pemeriksaan awal untuk memastikan diagnosis (situs news indoesia alternatif informasi berita viral terbaru).

Jika ditemukan gejala yang mengarah pada serangan jantung, tim darurat jantung siap melakukan tindakan

Primary PCI

dengan protokol

Door to Balloon

di bawah 90 menit.

Cardiovascular Center Mayapada Hospital memiliki layanan penanganan jantung secara menyeluruh dengan standar internasional. Layanan meliputi pencegahan, deteksi dini, diagnosis, intervensi jantung, bedah jantung, hingga rehabilitasi, yang didukung oleh tim dokter multidisiplin berpengalaman dan teknologi terkini.

Di samping layanan medis, Mayapada Hospital juga menyediakan aplikasi MyCare yang memudahkan pengguna dalam melakukan pemesanan konsultasi atau pemeriksaan jantung.

Aplikasi ini dilengkapi fitur Health Articles & Tips berisi informasi seputar kesehatan jantung serta Personal Health yang terhubung dengan Health Access dan Google Fit untuk memantau aktivitas harian, detak jantung, dan indeks massa tubuh (BMI).

Pengguna juga dapat memperoleh

poin reward

yang dapat ditukar dengan potongan harga untuk berbagai pemeriksaan di seluruh unit Mayapada Hospital.

(rir)

Baca lagi: Dinkes DKI Pastikan Warga Baduy Korban Begal Tak Ditolak Rumah Sakit

Baca lagi: Hujan Lebat Bayangi Sejumlah Daerah Hingga Pekan Depan, Ini Pemicunya

Baca lagi: 21 Warga Cilacap Hilang, Bupati Minta Kebut Pencarian Korban Longsor

TIRTO88A BAGUS365A AJSLOT88A

Kamu mungkin juga menyukai: